Rabu, 22 Agustus 2012

Burgess Belum Tentu Ikuti Rossi ke Yamaha


Getty Images/Robert Cianflone

Bologna - Valentino Rossi bisa saja harus berpisah dengan mekanik andalannya, Jeremy Burgess, saat dia kembali ke Yamaha musim depan. Burgess sampai saat ini belum memutuskan apakah dia akan mengikuti langkah Rossi.

Burgess adalah kepala tim mekanik yang sudah sangat lama bekerja sama dengan Rossi. Pria berkebangsaan Australia itu sudah menangani motor Rossi saat The Doctor masih membela Honda, sekitar 12 tahun silam.

Saat Rossi pindah ke Yamaha tahun 2004, Burgess juga ikut hijrah ke Tim Garpu Tala. Hal yang sama juga terjadi saat Rossi pindah ke Ducati tujuh tahun kemudian.

Kebersamaan Rossi dan Burgess kini terancam berakhir. Rossi sudah memutuskan kembali ke Yamaha mulai musim depan, sementara Burgess merasa masih punya pekerjaan di Ducati.

"Saya tak tahu. Belum ada seorang pun yang bertanya ke saya (soal kembali ke Yamaha). Saya harus memikirkan soal itu," ungkap Burgess kepada Gazzetta dello Sport.

"Saya ingin menyelesaikan pekerjaan (di Ducati). Kami tidak jauh lagi, mungkin cuma kurang satu persen. Dalam dua tahun ini Ducati sudah belajar banyak, dan bagi saya akan mengecewakan kalau tak mampu menyelesaikannya," imbuhnya.

Burgess memahami betul alasan Rossi kembali ke Yamaha. Tapi, dia juga punya alasan kenapa motor Ducati tak kunjung kompetitif.

"Saya memahami betapa Valentino ingin mengakhiri kariernya di puncak dan dia merasa bisa melakukan itu dengan Yamaha," tuturnya.

"Saya pikir tidak ada yang salah. Di area tertentu kami memang tak bisa memberi apa yang akan diminta oleh Valentino, sementara di area lainnya kami sudah melakukan banyak hal," kata pria berusia 59 tahun ini.

"Kami harus menyesuaikan sasis di sekitar mesin yang sudah dirancang, dan itu memakan waktu bertahun-tahun atau waktu yang lama untuk menemukan solusi terbaik. Ducati tak punya pengalaman yang dimiliki oleh pabrikan Jepang," beber Burgess.

"(Pada akhir 2010) saya pikir akan mungkin untuk membangun motor untuk Valentino, tapi ini adalah prototipe yang membutuhkan pendekatan yang benar-benar baru pada bagian pebalap. Jadi, itulah kenapa begitu banyak yang gagal. Saya yakin kami akan membuatnya, tapi Valentino tak punya waktu lagi," tutupnya.


Via: Burgess Belum Tentu Ikuti Rossi ke Yamaha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar